THE SHADOW #chapter1 #novel

Perubahan

Awan gelap terlihat begitu hitam tanpa bintang. Air hujan membasahi bumi dimalam yang serasa panjang sesosok pria yang sedang memeluk erat batu nisan di sebuah pemakaman besar. Wajah tampan itu mulai memucat dengan tubuh gemetar kedinginan diterpa hujan deras tanpa ampun mengguyur tubuhnya. Mata besarnya mulai sembab dan memerah namun tak sedikitpun berniat beranjak dari makam yang terlihat masih baru itu. Semantara itu beberapa orang berjalan mendekat ke arah sosok remaja pria rapuh itu. 

“Dit,,  Radiiit… Ayo bangun kawan…!!! ” Bujuk salah seorang temannya sambil menjulurkan tangannya kepada pria bernama Radit yang terlihat rapuh itu.  Radit tak beranjak namun hanya memalingkan wajah tampannya yang terlihat putus asa dan menyedihkan…  

“Apa gue udah gila…? iya,  gue emang udah bener2 gila sampai rasanya mau mati…! ” Tutur Radit dengan nada putus asa membuat teman temannyapun tak mampu membendung air mata… 

Kesedihan panjang pun bermula,  dua orang yang begitu saling mencintai dipisahkan begitu saja bukan oleh waktu ataupun jarak melainkan kematian… 

 💢Di Tempat lain *AMERIKA*

Diruang kamar besar dengan warna serba putih dan merah muda seorang gadis cantik sedang ketakutan sambil menggigit kukunya… 

“aaaaaaaaaaaa” teriak gadis itu sambil melihat ke arah jendela kamar yg terbuka…  Teriakan kencang itu membuat beberapa orang dengan tergesa gesa datang dan menghampirinya di dalam kamar indah itu… 

“Cintaaa…! ” sebut seorang pria paruh baya sambil memeluk gadis yang sedang ketakutan tadi dengan rasa khawatir yang masih belum hilang… 

Cinta:“Paaa…  aku takuuuut…  akuu takuuut… ” 

Papa: “Cinta sebenarnya kamu kenapa…? sejak kemarin kamu sudah seperti ini nak dan itu bikin Papa khawatir,  sebenarnya kamu kenapa…? “

Cinta: “Akuuu takuuut Paaa… Aku mau ketemu sama Crish…  Papa harus suruh Crish kesini sekarang…! “

Papa: “Iya Papa telpon sekarang yah…  kamu tenang dulu…! “

#Skiiiip

Matahari semakin terik namun Cinta masih mengurung diri di kamar hingga seseorang yang dicarinyapun datang… 

Cinta : “Criiiishhh… ” 

Cinta berlari ke arah sosok pria blasteran itu dan langsung memeluk erat tubuh bidangnya…  

Crish: “Heyy sepupuku yang paling manja…” 

Pelukan erat itu berlangsung cukup lama hingga Cinta perlahan melepas dan mulai menceritakan hal yang membuatnya ketakutan pada Crish sorang sepupu yang sangat menyayanginya seperti adik kandung sendiri… 

Cinta: “Crish…  Bagaimana kamu waktu pertama melihat hantu…? “

Crish: “Kamu kenapa tiba2 nanyain itu…? biasanya enggak pernah tertarik sama Indigo…! “

Cinta:“Crish kami percaya atau enggak terserah yg jelas sekarang aku butuh bantuan kamu…  Dari semalam tiba tiba aja aku ngeliat mereka dan aku enggak bisa ngendaliin itu sampai sampai aku ketakutan sendiri…”

Crish:“Kamu abis ngapain,  kamu jatuh atau apa?  kamu enggak kenapa napakan…? “

Cinta: “Semalam aku tidur dan ngalamin mimpi aneh…  Dalam mimpi itu aku ngeliat banyak darah dan tiba tiba aja aku sendiri berdiri di atas kuburan sambil senyum tapi penuh kesedihan dan setelah itu aku bangun dan tiba tiba aja aku bisa ngeliat sama yang kayak kamu bisa liat tapi orang lain enggak…  Aku enggak mau Criiish…  aku takuuuut… ” (Menangis ketakutan… )

Crish: “Heyyy Cintaaa…  kamu harus tenang dan enggak boleh kayak gini…  aku akan bantu kamu dan lama kelamaan kamu akan mulai terbiasa tanpa ketakutan lagi…  Aku ngerti yang sekarang kamu rasain… ” (memeluk erat…)

Crish adalah seorang yang sejak lama sudah memiliki kemampuan melihat makhluk halus sejak kecil setelah selamat dari kecekaan mobil yang hampir merenggut nyawanya… 

Crish:“Cinta aku kasih tau yah…  Terserah kamu mau nganggap aku bohong atau apa yang jelas aku harap setelah aku kasi tau ini ke kamu,  kamu bakalan bisa sedikit demi sedikit membuang rasa takut kamu…  Kamu ini berbeda,  kamu punya 7 lapisan pelindung yang enggak bisa di tembus…  Itu yg ngejaga kamu dan hantu hantu yang kamu lihat enggak akan bisa nyentuh kamu sedikit pun,  jadi kami jangan takut…! “

Penjelasam Crish membuat Cinta terdiam dan berpikir panjang, tak merespom sedikir pun tapi memikirkan setiap kata demi kata Crish dalam diamnya… 

1 tahun kemudian… 

💢INDONESIA

Tahun ajaran baru membuat wajah wajah baru mulai mengisi halaman Sekolah bergengsi di Jakarta,  Sekolah Mewah dengan fasilitas tingkat atas yayasan milik Presiden Perusahaan besar dalam Negri… 
“yeyyyy…  yeeeyyy….”

Sorakan demi sorakan ramai terdengar di Lapangan basket besar dalam ruang tertutup… 

“Wooow…  Itukan Kak Radit anak pemilik Sekolah kita…  Keren bangeeeet… Gue cuma pernah liat fotonya sekali doang dan ternyata aslinya jauh lebih ganteeeng…  Udah Tinggi,  bentuk badannya ok pulaaa… “

Pujian demi pujian mulai berdatangan unduk Radit dr siswa siswi ajaran baru yang belum mengenal sosoknya yang begitu dingin terlebih lagi terhadap perempuan… 

Setelah permainan selesai Radit dengan cepat pergi meninggalkan lapangan dan mengabaikan beberapa teman prempuan yang menghampirinya… 

“Udah setahuun tapi dia masih tetep aja bersikap dingin…  Gue jadi kangen kita jail bareng lagi kayak dulu… ” Tutur salah satu sahabat Radit yang bernama Aldo melihat Radit yang masih rapuh sejak ditinggal Dinda pacar yang sangat di cintai Radit…

***

“iya Pa…  Semuanya udah diurus dan aku tinggal langsung masuk ke Sekolah itu aja…  Aku udah masuk gerbang Sekolahnya nih Pa…  Udah dulu yah…  da papa… “(menutup telpon…)

Seorang gadis cantik turun dari mobil mewah dan melangkah perlahan memasuki Sekolah barunya…  Dengan rambut lebat berwarna hitam terurai panjang,  senyum yang begitu manis memikat dan tatapan yang penuh percaya diri dia melanhkah perhalan di depan siswa siswi yang lain tanpa perduli berbagai ekspresi yang nampak saat menatapnya…  Gadis cantik itu sadar ada yang sedang berbisik karnanya namun seolah sudah terbiasa dia mengabaikannya begitu saja… 

“waah…  cantiiiik…  gue berasa ngeliat barbie hidup… ” (puji salah seorang yang juga siswa baru…)

Sementara yang lain sibuk memuji seseorang justru dibuat kaget olehnya hingga kakinya gemetar seperti melihat hantu…  seperti sedang melihat seseorang yang sudah mati namun hidup kembali dan lagi lagi Cinta hanya mengabaikannya… 

*Kringgg….  kring…  kring…. *

Bel pertanda masuk berbunyi dan semuanyapun dengan tertip mulai masuk ke dalam kelas… 

°Diruang Kelas

Seli:“Rey,  kok Radit belum masuk sih…?  dia dimana…?? “

Mendengar pertanyaan Seli membuat Rey berpura pura membaca buku berniat mengabaikan gadis yang baginya terlalu mengganggu dan itu membuat Seli sebal kemudian meninggalkan Rey yang masih mengabaikannya… Tak lama kemudian seorang guru pun masuk dan mulai menyampaikan beberapa hal setelah saling menyapa dengan para muridnya… 

“Anak anak hari ini kalian kedatangn teman baru pindahan dari Amerika…  Sebelumnya saya beritau sm kalian kalau dia ini sangat mirip dengan salah satu teman kalian dulu yang udah enggak ada disini… Dan mereka tidak ada hubungan apapun mereka hanya kebetulan mirip saja… “

Aldo:“Panjang banget sih Bu penjelasannya…  emangnya dia siapa sih…? “(memotong pembicaraan…)

Guru: “Yaudah…  Cintaaa…  silahkan masuk…! “

Gadis cantik muncul dari balik pintu setelah dipersilahkan dan mengundang perhatian semua siswa dalam kelas…  mereka semua spontan dibuat terkejut melihat Cinta namun bukan karna parasnya yang sangat cantik tapi karna kemiripannya dengan seseorang yang mereka kenal… 

Begitu masuk kedalam kelas dan berdiri di hadapan teman teman barunya tiba tiba tiba saja perhatian Cinta terfokus pada salah satu perempuan yang terlihat menatapnya begitu dalam dengan mata yang mulai berkaca kaca dan membuat Cinta spontan melemparkan senyum manis padanya… 

Cinta:“Halo semuanya…  nama saya Cinta dan semoga kehadiran sy tidak mengganggu kalian… ” (tutur Cinta melihat ekspresi beberapa orang yang masih kaget…)

Guru: “Yasudah Cinta silahkan kamu duduk di bangku yang masih kosong disebelah sana…! “(sambil menunjuk)

Seli:“Tapi Buuu…  itu kaannn… “

Guru: “Seli sy tidak minta pendapat kamu…  Bangku yang kosong sisa bangku itu…  Cinta silahkan kamu duduk…! “

Cinta yang tida tau apa apa semakin dibuat tak mengerti dengan keadaan diruang kelas itu terlebih lagi tentang bangku yang terlihat bercahaya dimata Cinta saat itu…  “bangkunyaa…  ada yang mengisi… ” Tutur Cinta dalam hati sambil melangkah perlahan…  “huufft sudahlah…. pura pura enggak liat aja… ” Lanjut Cinta dalam hati sambil menghela nafas… 

Saat hampir sampai di bangku itu tiba tiba saja langkah Cinta tertahan oleh seorang gadis yang meraih tangannya sambil meneteskan air mata. Melihatnya membuat Cinta semakin bingung dan tak mengerti namun perasaannya mulai tersentuh hingga sambil terenyum menyodorkan sapu tangan miliknya kemudian kembali melanjutkan langkahnya…  Cinta berdiri di depan bangku itu kemudian kembali menghela nafas… 

“Tenang Cintaa…  Tidak apa apa…  jangan terpancing… ” (nada berbisik… )

Guru:“Oyah Aldo dimana Radit…? “

Aldo: “Oo…  tadiii…  tadi kurang sehat Bu jadi mungkin enggak bisa masuk pelajaran pertama dulu… “

•••

Beberapa jam pun berlalu dan dada Cinta masih saja terasa sesak sejak duduk di bangku itu seolah ada perasaan yang sangat sedih hingga membuat dadanya terasa sangat sakit…  Bel istrahat pun berbunyi dan secara spontan Cinta dikelilingi teman teman sekelasnya yang hanya menatap penuh tanya hingga Rey mendekat ke arahnya dan menatapnya dgn saksama… 

“Huuuuftt…  dikit lagi gue hampir gila…  ternyata memang orang lain… ” Tutur Rey yang langsung menghela nafas kemudin tersenyum melihat Cinta… 

Rey: “Kenalin gue Rey… “

Cinta: “Gue Cinta… “

Selagi Rey dan Cinta masih berjabat tangan gadis bernama Hani pun datang sambil menyodorkan sapu tangan yang tadi diberikan oleh Cinta… 

Hani: “Hay…  ini sapu tangan lo…  Sorry yah tadi gue sedikit emosional soalnya muka lo ngingetin gue sama sahabat gue… “

Cinta hanya tersenyum lalu mengambil sapu tangannya tadi. Hani yang dengan cepat bisa membangun keakraban pun mengajak Cinta meninggakkan kelas bersama… 

^^

Sementara itu masih di lapangan basket amarah Radit terbakar mendengarkan penjelasan Seli yang baru saja datang menghampirinya dan memberi tau kursi yang kosong selama satu tahun itu dengan lancang diduduki oleh siswa baru…  Dengan terburu buru Radit berjalan cepat menuju ruang kelasnya dan mengabaikan kedua sahabatnya Rey dan Aldo yang baru saja nerniat ingin menghampirinya… Melihat itu Rey dan Aldo sadar perasaan dan emosi Radit sedang tidak bisa terkontrol hingga membuat mereka dengan cepat mengikuti sahabatnya itu… 

^bersambung😉

Dibalik Pintu Rindu 

👣Diruang kosong itu aku mencarimu

Menyebut namamu dalam bisikku

Mencari celah untuk mengintip senyummu

Dibalik gelap pintu rindu… 

👣Ketika kamu berlalu bersama waktu 

Membelakangiku bersama bunga itu

Sejenak egoku memuncak

Teguhku bertahan dalam penantian

Namun lemahku membawaku kembali

Mengintip senyummu dari balik pintu rindu

Hingga aku terpukau melihat hebat sang bunga

Menarikmu semakin jauh dariku

Hatiku melemah

Hingga berjalan mengikutimupun ku tak lagi mampu

Bagaimana bisa aku mengejarmu…? 

👣Dengan seribu tanya yang tak terjawab
Dengan seribu kata yang tak sempat terucap

Aku tau ini waktu untuk berhenti

Bukan karna lelah ku menanti

Tapi karna sadar dimana posisiku berdiri… 

                                                        RK 😊💋

SURAT UNTUK TUHAN

Untuk mataku yang tertutup nikmat dunia… 

Untuk tanganku yang bergerak lancang menyentuh laranganMu… 

Untuk lidahku yang lalai bertasbih padaMu… 

Untuk kakiku yang salah melangkah menjauh dari CintaMu… 

Untuk tagaku yang lalai bersujud di hadapMu… 

Ampuni aku Tuhanku… 
Tiada henti Engkau menegur untuk mengingatkanku… 

Namaun tiada henti pula aku mengabaikanMu… 

Hinanya aku di hadapMu Tuhanku… 

Beraninya aku mengabaikan berjuta nikmatMu… 

Membuatku malu menghadapMu… 

Meminta pun ku tiada keberanian lagi… 
Tuhanku… 

Tuhanku yang Maha Hebat… 

Tuhanku… 

Tuhanku yang cintaNya tiada batas tak terbendung nikama duniawi yg sesaat… 

Ampuni aku Tuhankuuu… 
Jika hariku berakhir di detik ini sungguh aku ikhlas… 

Karna aku menghadapMu dalam raga yang mengingatMu… 

Raga yang mengakui segala nikamatMu… 

Karna sungguh aku takut… 

sangat takuuut… 

Aku takut kembali membelakangiMu… 

Menjadi orang sombong yang berani beraninya melanggar perintahMu… 
Tuhankuu… 

Aku sungguh takut menjadi seperti itu… 

Hingga kau mencabut nyawa di ragaku dan mati dalam keadaan sehina itu… 

EMULSYA DAN RASA RINDU

EMULSYA  begitulah iya di sapa…  Gadis lincah,  ceria penuh canda tawa,  cerewet dan penuh percaya diri begitulah orang orang di sekelilingnya mengenal sosoknya…  

EMULSYA…  dia adalah seorg gadis kecil yang selalu merindukan Ayahnya dalam diam dan air mata yang selalu menetes tanpa permisi…  

EMULSYA… Gadis kecil itu kini beranjak dewasa tanpa kasih sayang seorang Ayah yang meninggalkannya untuk kebahagiaan yang lain,,  namun Emulsya dewasa masih sama seperti Emulsya kecil yang tetap selalu menantikan Ayahnya… 

Gadis kecil itu kini beranjak Dewasa tanpa mengenal dan tanpa percaya ketulusan seorang lelaki…  Emulsya kecil membekukan pikirannya hingga Dewasa bahkan hingga dia mulai merasa berbeda saat melihat sosok sahabat kecilnya,  jantung yang berdetak lebih cepat dari biasanya itu diabaikannya karna ketakutan yang tak dimengerti orang lain… Emulsya memilih diam dan mengabaikan rasanya… 

Namun,,  EMULSYA   dewasa berubah saat datang sosok yang berbeda dan berhasil membawanya jauh dari rasa takut,,  membuatnya percaya dan memahami bahwa setiap cinta itu berbeda… Hingga pada akhirnya  Emulsya merasakan yang namanya sakit,  kecewa dan ditinggalkan kembali… 

Emulsya kecil kembali memeluk Emulsya dewasa merenung mengingat Ayahnya,  namun seperti pada Ayah Emulsya tidak pernah bisa membenci dan tidak tau cara untuk membenci… 

EMULSYA kembali dalam ketakutan masa kecilnya hingga kembali dipertemukan sosok yang berbeda dan mampu membuat jantungnya berdetak kembali lebih cepat… Rasa itu kembali ada dan ketakutan Emulsya kecil musnah seketika saat kembali merasa indahnya dicintai…  Hingga akhirnya semuanya memudar dan lagi lagi Emulsya mengalami sakitnya ditinggalkan… 

Ditengah hangat senja Emulsya bertanya pada Angin yg sempat menyentuh pipi yang terlanjur basah…  Kenapa semua harus seperti Ayah…???  Emulsya bertanya…  Siapa yang salah…??? Kenapa semua bersinggah kemudian meninggalkan tanpa berbalik sekali pun…??? 

Dalam keheningan malam Emulsya mengadu pada bintang yang paling terang… Bukan ini yang Emulsya mau…  Emulsya juga ingin dirindukan seperti Emulsya merindukan Ayah…  Apa menjadi Egois jika Emulsya mau menjadi satu nama dalam rindu…??? 

Kenapa Tuhan menciptakan. mereka berbeda beda jika pada akhirnya mereka semua sama saja…??? 

PULAU TERBUANG (eps 2) #cerbung #fiksi 

💋PERTEMUAN

Hari yang semakin sore membuat suasana terasa lebih hening n udara terasa lebih dingin… Lamunan Kelvin yg tak putus bahkan hingga sosok perempuan yg dicarinya sudah tak terlihat lagi dr pandangan pria tampan berkulit putih itu hingga Syerli datang mengagetkannya… 

Syerli:”Hey ayo masuuuuk…! “(menepuk bahu Kelvin… )

Kelvin:”Apaan sih kau ini…! “(terkejut… )

 Baru saja ingin menjawab tiba2 saja Kelvin melangkah masuk ke dalam penginapan dan mengabaikan Syerli yg mulai memasang ekspresi sebal… 

Aldi:”Pak, saya minta tolong yah nanti malam datang ke sini bawa ikan yg banyak karna nanti malam saya mau bakar bakar ikan saja untuk makan malam… “(pinta Aldi kepada Bapak pengurus penginapan begitu selesai menyimpam barang2nya… )

Bpk:”Aduh kalau sy tidak jual ikan Aden…  Tapi kalau Den Aldi mau nanti saya minta tetangga sy untuk bawa nanti malam karna kebetulan dia jual ikan… “

Aldi:”Terserah Bapak saja yg jelas nanti malam ikannya ada… “

Bpk:”Yasudah kalau begitu sy pulang dulu…  Tolong Aden n teman temannya jangan buka gudang yg ada di belakang yah… “

Reza:”Memang kenapa Pak…? “

Bpk:”Ya tidak kenapa2 hanya tolong jangan di buka saja,  ya pintunya memang sudah tergembok hanya saja siapa tau ada yg heran n bertanya kenapa ruangan itu di gembok itu karna memang siapa pun dilarang membukanya…

Syerli:”Astagaaa,  siapa juga yg mau ke gudang…   Bapak,  kita ini kesini untuk penelitian lingkungan,  kalau untuk penelitian gudang yah di Sekolah jg bisa kita obrak abrik jadi untuk apa kita urus itu gudang…”(merasa aneh… )

Bpk:”Iya saya kan cuma mengingatkan…  Kalau begitu sy pamit pergi dulu,  permisi…”. 

Kelvin:”Itu penjaga penginapan kenapa aneh yah,  memang apa yg disimpan di gudang itu sampai segitu khawatirnya… “

Aldi:”Sudahlah jangan dipikirkan,  ayo istrahat dulu… ” 

Sementara itu di tempat lain ketika seorg gadis yg begitu senang memandangi matahari terbenam sedang sibuk memasak di dapurnya yg sederhana tiba2 di panggil oleh seseorg yg terlihat sudah tua rentah termakan usia… 

Nenek:”Cintaaa…  cintaaa… “

Cinta:”Iya Neeek… “(menghampiri Neneknya…)

Nenek:”Ini kamu bawa ke penginapan besar yg ada di pinggir pantai karna tadi penjaga penginapan itu mampir dan katanya mau membeli banyak ikan2 kita… “

Cinta:”Yasudah bagus kalau begitu…  sini Cinta bawa… ” mengambil ikan2 yg disodorkan neneknya… )

Tanpa banyak tanya Cinta pun pergi dengan sepeda kesayangannya hingga ke penginapan besar satu2nya yg ada di daerah itu,  beruntung tempat itu tdk jauh dari rumah Cinta hingga bisa sampai dengan sangat cepat… Tanpa lama Cinta pun turun dari sepedanya sambil membawa ikan2 jualan kemudian mengetuk pintu dengan hati2… 

“tok tok tok”(suara ketukan pintu… )

Aldi:”Sepertinya itu pengantar ikan2 yang aku pesan…  Syerli sana cepat buka pintunya…”

Syerly:”Aku…???  ha tidak mau…  aku takut keluar sendirian…  di sini seram tau… “(merasa merinding dan tidak nyaman di rumah itu setelah jahil mengintip ke gudang… )

Kelvin:”Astaga…  dasar penakut… “

Syerli:”Sembarangan…  Aku bukannya penakut hanya saja sejak tadi aku merinding setelah mengintip ke gudang,  rasanya ada yang aneh sampai aku merinding… “

Reza:”Dasar perempuaaan…  Tadi sudah di kasi tau jangan di buka Gudangnya…”

Syerli:”Habisnya aku penasaran…  lagi pula aku hanya mengintip tdk buka pintunya…  penjaganya kan hanya melarang membuka bukan melarang mengintip…”

Kelvin:”Aaa sudah sudah… Biar aku saja yg buka,  kalian lanjutkan sj menyiapkan bahan2 untuk bakar2 ikannya di halaman belakang… “

Menghentikan perdebatan Kelvin pun berdiri sambil kemudian berjalan untuk membuka pintu… Namun tiba2 dibuat terkejut oleh Cinta yg hampir sj mengetuk jidatnya karna Kelvin yg tiba2 membuka pintu saat Cinta justru ingin mengetuk,  beruntung Kelvin spontan dgn cepat menangkap n menggenggam pergelangan tangan Cinta yg juga dibuatx terkejut hingga mereka saling bertatapan dgn ekspresi yg sama n dgn mata yg sama2 melotot akibat sama2 terkejut… 

Kelvin:”Haaa…  hayyy… “(gugup melihat gadis yg tadi sempat mengambil prrhatiannya cukup lama saat lewat dgn sepeda sederhananya…  )

Cinta:”Ini ikan pesanannya…”(menyodorkan sekeranjang ikan… )

Kelvin:”Ooo…  ii,  iyaa… silahkan masuk dulu… “

Cinta:”Tidak perlu saya tunggu di sini saja jd silahkan ambil uang bayarannya… “(terburu2)

Kelvin:”Hahah…  kamu ini kaku sekali,  bukan aku yg memesan ikannya jd kamu lebih baik masuk dan mengambil uangnya sendiri sama yg pesan ikan itu…”

Mendengar ucapan Kelvin membuat Cinta sedikit sebal hingga menghela nafas dan kemudian melangkah masuk,  Kelvin pun tersenyum melihat ekspresi Cinta… 

Cinta :”Permisi…! “

Cinta melangkah masuk mendahului Kelvin namun baru tiga kali melangkah Cinta terdiam dengan mata seolah menerawang…  Dari belakang Kelvin hanya memperhatikan Cinta sambil senyum senyum sendiri… 

“Astaga hawanya panas sekali dan kenapa  sepertinya ada yg marah karna kedatanganku… “(Gumam Cinta dalam hati… )

Cinta adalah gadis yang memiliki kemampuan untuk melihat n merasakan kehadiran sosok makluk lain yg tidak kasat mata selain itu turunan dari kakeknya pun membuat dia tidak bisa disentuh apa lagi sampai di ganggu oleh makhluk2 tak kasat mata… 

Kelvin:”Kamu kenapa… “(menepuk bahu Cinta…)

Cinta berbalik dan seketika terkejut namun bukan karna ditepuk bahunya oleh Kelvin tp karna mendapati sosok perempuan aneh berambut panjang dgn wajah datar di belakang Kelvin… 

astagaa… “

Kelvin:”Kamu kenapa…?  aku mengagetkanmu yah…???? “(khawatir…)

Cinta:”Tidak saya hanya,  eeeh hanyaaa…  Boleh tidak kamu jalan di depan says saja… “(mengalihkan pembicaraan…)

Kelvin:”Ya ampun kamu tdk tau mau jalan kemana yah… sini ikut aku… “(Menggenggam tangan Cinta dan membawanya ke halaman belakang dimana teman2nya berada…)

Kelvin:”Teman2 ini ikannya sudah datang…”

Syerli:”Astagaaa,  kamu sedang apa pegang2 tangan org…? “

Ucapan Syerli membuat Cinta sadar n langsung melepaskan tangannya dr genggaman Kelvin…  Syerli pun menghampiri Cinta…

Syerli:”Maaf yah kamu jangan tersinggung,  aku bukan memarahimu tp dia… Aku hanya kaget saja melihat seorg Kelvin memegang tangan seorg gadis,  tanganku sj tdk pernah di genggam begitu sama diaaa,  jadi itu aneeeeeh… “(Celoteh Syerli tanpa putus…)

Aldi:”Hey Cantik…  Nama kamu siapa…??? “(menghampiri Cinta…)

Baru saja ingin menyalami Cinta tangan Aldi segera di tahan oleh Kelvin… 

Kelvin:”Ehhh,  selesaikan dulu pekerjaanmu… “(menarik Aldi…)

Aldi:”Apa apaan sih Viin…  Menyabalkan… “

Syerli:”Oyah perkenalkan aku Syerli… namamu siapa…???”

Cinta:”Cinta… “(kaku…)

Tanpa memperdulikan Aldi,  Kelvin pun kembali menghampiri Cinta…

Kelvin:”Ini Uangnya… “(menyodorkan beberapa lembar uang pada Cinta…)

Cinta:”Terimakasih… “(mengambil uangnya n berbalik ingin pergi…)

Kelvin:”Tunggu dulu,  kamu kenapa buru2 sekali… “(menarik tangan Cinta…)

Syerli:”Iya kenapa buru2…  kamu di sini saja dulu sama kami biar aku juga ada teman perempuannya,  tidak lihat aku sendirian permpuan yang sangat manis n cantik di tengah2 pria2 jelek dgn wajah mesuuuum,  bagaimana jika terjadi apa2 padakuu…? “(mendramanatisir keadaan…)

Reza:”Woooow, awas saja jika mengatakan itu lagi Syerliii… “(tersinggung…)

Cinta:”Maaf tapi saya harus pulang,  permisi… “(menarik tangannya…)

Kelvin:”Yaaa…  ya sudah aku antar sampai depan… “

Beberapa langkah Cinta berhenti dan berbalik ke arah Syerli yg seketika tersenyum padanya namun Cinta hanya memasang eksprisi datar… 

Cinta:”Hey kamu,  jangan pernah sendiri yah…  kemanapun kamu jangan sendirian…”

Syerli:”Maa…  maksudnya… “

Cinta menghela nafas kemudian kembali melangkah ke arah Syerli… 

“aku tidak bisa membiarkannya… “(gumam Cinta dalam hati menatap tajam mata Syerli yg di ikuti hawa jahat…)

Cinta pun tiba2 memeluk Syerli dgn erat n membuat Syerli kebingungan… 

Syerli:”Kamu kenapa….??? “

Tidak hanya Syerli tapi Kelvin,  Reza n Aldi pun bingung melihat Cinta yg terlihat aneh… 

Cinta:”Berjanji saja kamu tdk akan kemana2 sendirian…”

Syerli:”Iii…  iyaaa… “

Perlahan2 dua sosok makhluk halus wanita dan anak kecil seolah mundur semakin jauh n jauh dari Syerli begitu Cinta memeluknya…  

“jangan mendekatinya,  apa lagi sampai menyentuhnya… “(berbicara lewat mata batin dgn sosok makhluk halus yg ditatapnya dgn sangat tajam…)

Setelah itu tdk hanya menjauh tapi sosok mahluk halus itu pun menghilang… Cinta melepaskan pelukkannya dari Syerli… 

Syerli:”Kamu aneh,  tapi terimakasih…”(tersenyum…)

Cinta tak menggubris dan kemudian kembali berbalik n pergi diikuti oleh Kelvin… 

Aldi:”Dia gadis yang aneh…  juga cantik…! “

Reza:”Kelvin terlihat lebih aneh…  Sepertinya dia sudah tidak berpendapat lagi bahwa tidak ada perempuan yg menarik… “

Sementara Reza,  Aldi n Syerli mulai bersiap membakar ikan,  Kelvin pun mengantarkan Cinta sampai di halaman depan penginapan…  

Kelvin:”Dari tadi kita belum berkenalan…Aku Kelvin…”

Cinta yg acuh mengabaikan salam perkenalan dari Kelvin namun pria tampan itu tak mempermasalahkan… 

Kelvin:”Oyaah,  besok kita mau ke Pulau Terbuang untuk penelitian,  kalau mau kamu bisa ikut… “

Spontan Cinta menahan langkahnya yang baru saja ingin naik ke sepeda saat mendengarkan ucapan Kelvin… 

Cinta:”Apa…???  Pulau Terbuang…???”

_bersambung_ 😉😉

PULAU TERBUANG ( eps 1) #cerbung #fiksi


Seseorang mengekspresikan perasaan masing2 dengan cara berbeda2 tergantung apa yg dirasakan dan dialaminya,  tertawa dan menangis mah wajar…  Tapii,  bagaimana jika ada orang yg tersenyum pun menjadi sebuah hal yang sulit untuk dilakukannya…  Woww,  kehidupan macam apa itu jika senyum saja susah…  Yaps,  cuap2 tentang Cinta di akhiri dan di cukupkan sampai sini dulu…  😂 Dan Cerita ini pun sy mulai… 😘😉

💋PENELITIAN 

               Matahari terbenam menjadi    pemandangan sempurna yg begitu indah dari pinggir pantai… Seorang gadis remaja berambut panjang hitam lebat memandang Matahari itu dengan tatapan penuh tantangan seolah Matahari sedikit lagi akan menelan dan membawanya dalam kegelapan malam…  Sambil memegang sepedanya gadis itu menatap dgn tatapan tajam hingga Matahari benar2 terbenam dan akhirnya gadis itu memejamkan matanya sekejap lalu tiba2 air mata mengalir dari kedua bola matanya…  Seolah menyimpan beban yg begitu berat dan tidak bisa dilepaskannya gadis itu menyeret sepedanya meninggalkan tempatnya tadi… 

Ditempat lain dalam sebuah ruangan yg cukup luas berisi beberapa alat musik,  sofa,  meja n beberapa foto pajangan juga bola basket…  Suasana hening seketika terpecahkan oleh suara pantulan bola basket yg cukup keras di tembok ruangan…  

“Aaaaaa menyebalkaaan”(suara teriakan menghempaskan kesunyian… )

“Apa kamu sudah gila…?! “(bentak seorg pria merasa terganggu… )

percakapan pun dimulai dari seorg gadis yg berteriak tadi…  Syeril,  begitulah sapaan akrab gadis lincah yg penuh semangat n rasa percaya diri itu…  

Syeril:”Hey Kelvin, kamu tau tidak aku ini sangat sebal sekarang…  Emosiku sudah meluap2 rasanya saking marahnya jadi jangan menggagguku…! “

Kelvin:”Kalau mau teriak jangan disini… membuat gendang telingaku sakit saja… “

Syeril:”Menyebalkan.. “

Reza:”Dari pada bertengkar lebih baik sekarang kita pikirkan bagaimana menyelesaikan tugas akhir dari Pak Cipto yg menyebalkan itu untuk membuat penelitian yg tdk jelas itu… “

Syeril:”Aaa…  itu menyebalkan,  liburanku semuanya berantakan karna tugas penelitian ituuu… “

Kelvin:”Aaa diam lah…  Aldi sebentar lagi sampai dan katanya dapat ide untuk penelitian itu… “

Keluhan,  keluhan dan keluhan pun keluar dari mulut Syeril tanpa henti karna rencana liburannya gagal akibat tugas akhir dadakan dari guru mereka untuk melakukan penelitian di masa liburan…  Kelvin dan Reza pun sama malasnya kecuali Aldi yg memang menyukai petualangan…  Anak2 kalangan elit itu pun mulai beranjak dari kemewahan2 masa liburan yg biasanya meraka lakukan setiap libur semester… Aldi yang datang dengan rencana yang bisa di bilang sempurna pun membuka jalan penelitian mereka… 

Tak menunggu lama keesokan harinya rencana pun mereka jalankan namun berbeda dari kemarin hari ini mereka terlihat semangat dan lebih santai memikmati perjalanan menuju sebuah tempat yang belum pernah mereka datangi sebelumnya…  

Kelvin:”Di’ ini seriuskan tempatnya benr2 bisa jadi tempat penelitian yang bagus…? 

Aldi:”Yakin lah…  dari namanya saja sudah benar2  meyakinkan…  Pulau Terbuang…  haha kurang apa lagi untuk di teliti..?”

Syeril:”Ya awas saja kalau tidak sesuai harapan… ” 

Aldi:”Tenang saja ini pasti bagus…  Tapi kita hari ini tdk bisa langsung ke sana karna kapalnya baru berangkat besok jadi kita menginap dulu di penginapan yg ada di pinggir pantai tapi tempatnya tdk begitu bagus…  kalau kita mau menginap di hotel tempatnya terlalu jauh jadi yah tidak ada pilihan lain… “

Reza:”Waaah…  dari mana kau dpat info selengkap itu…??? “

Aldi:”Yaa… Apa sih yg tidak aku tau selama itu masih di indonesia…”

Penyakit Aldi yg sedikit lagi kumat akan memuja muji dirinya sendiri membuat Kelvin,  Syeril dan Reza memilih untuk mengabaikannya dan tidur…Beberapa jam pun berlalu dan akhirnya mereka sampai di tempat tujuan… Aldi membangunkan satu per satu teman2nya namun Kelvin tak bergerak sedikit pun hingga jaket yg dipakainya menutupi wajah tampan itu terjatuh tanpa sengaja…  Perlahan Kelvin pun membuka mata n tiba2 seseorg melintas dari samping mengambil perhatian Kelvin dr balik kaca mobil…  Spontan tanpa sadar Kelvin menyegerakan diri turun dari mobil n melangkah cepat melihat kembali sosok yg baru saja melintas sekilas dr matanya… Seorang gadis berambut panjang dengan menggoes sepeda baru saja mengambil perhatian Kelvin… 

_Bersambung_

untuk permulaan pendek dulu deh yah..  😉 Aku pakai bahasa baku yg indonesia banget yah…  yaa itung2 belajar bahasa indonesia yg baik lagi… 😂

 

Kutitip Salam Rinduku pada Rembulan Malam

Rembulan malam yang nampak hebat nan berani di langit luas yang hitam nan pekat… Sinarmu membawaku ke dalam kenangan yang tak mampu kurelakan… Aroma udara malam dan rasa dingin pun menusuk hingga ketulang tulangku semakin memaksaku hanyut dalam rasa rindu yang terpendam jauh hingga memeluk diri sendiri… Dalam diam sebuah senyum datang menyapa rinduku hingga kedua sungai kecil mengalir dari kedua bola mataku…  Hey kamu rembulan malam yang gagah akan sinarmu,  yang ku pandang dengan kedua bola mataku dan ku harapkan juga di pandang oleh kedua bola matanya…  Jika sampai suara hatiku pada hatinya yg memintanya untuk sejenak melihat ke arahmu,  hey Rembulan malam…  Samapikan rinduku padanya…  Sampaikan salam sayang terdalamku merindunya dalam diam n dalam kehampaanku…  Hebat kehangatan sentuh tangannya mengalihkanku dari sejuta cinta yg pernah penyapaku…  Hey Rembulan malam hangatkan sedikit hatiku yang nyaris terlalu dingin merindunya, sedikit saja agar hatiku tidak mati beku, karna hatiku ingin tetap hidup untuk mencintainya meski hanya dari kegelapan n kejauhan,  sejauh rembulan malam yg tak mampu ku capai… Kutitip salam rinduku,  Hey Rembulan malam…